Di Sela Sail Tidore, Dukcapil Layani Digital ID di Istana Kesultanan

Tidore – Sultan Tidore Husain Alting Syah senyum sumringah menyambut kedatangan Tim Dukcapil di Istana Kedaton Biji Negara, Minggu (27/11/2022). Ditemani para punggawa kesultanan, dengan tangan terbuka menyalami tamu satu per satu.

Kedatangan tim untuk jemput bola layanan identitas kependudukan digital atau Digital ID yang merupakan rangkaian dari Sail Tidore Expo 2022.

“Ini sangat luar biasa. Terima kasih Tim Dukcapil sudah berkenan datang langsung melayani kami di Istana,” kata Sultan Husain Syah yang juga anggota DPD RI Dapil Maluku Utara.

Sultan Tidore ke-37 ini menyatakan dukungannya untuk mempercepat penerapan inovasi Dukcapil termasuk Digital ID di tanah Tidore. Hal itu bisa dimulai dari keluarga dan punggawa kesultanan.

Dengan datang ke istana, lanjutnya, Tim Dukcapil sudah menjadi bagian dari keluarga. “Siapa saja yang datang kami akan menjadikan mereka sebagai keluarga dan memberikan penghormatan yang besar,” sambutnya.

Sementara itu, Sekretaris Ditjen Dukcapil Hani Syopiar Rustam mengatakan, kedatangan ke istana sebagai bagian dari transformasi digital dalam layanan administrasi kependudukan.

“Khususnya akan kami buatkan KTP digital atau digital ID bagi yang mulia Sultan, keluarga dan punggawa kesultanan. KTP digital merupakan inovasi dari Kemendagri khususnya Ditjen Dukcapil di bawah kepemimpinan Dirjen Prof. Zudan Arif Fakrulloh,” jelas Hani.

Digital ID, lanjut Hani, diterapkan secara bertahap, dimulai dari jajaran Dukcapil, PNS, hingga masyarakat.

“KTP digital akan menggantikan KTP fisik meski tidak sepenuhnya. Masyarakat yang tidak memiliki smartphone atau tinggal di daerah yang terkendala jaringan tetap bisa memakai KTP-el fisik. Selain KTP, di dalamnya juga terdapat dokumen lain seperti KK, akta, dan lainnya,” lanjutnya menjelaskan.

Hani juga memaparkan, KTP digital sudah dikembangkan di berbagai negara demi memudahkan pelayanan publik. KTP digital dapat memangkas pengeluaran anggaran negara, karena tidak lagi mengandalkan blangko KTP-el. Selain itu, juga memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan publik.

Usai pelayanan, Sekretaris Ditjen Dukcapil Hani Syopiar Rustam menyerahkan langsung KTP-el baru kepada Sultan Tidore, istri dan anaknya dengan penggantian foto. Diserahkan pula Digital ID secara simbolis.

Total layanan selama di istana sebanyak 20 output layanan, terdiri dari Digital ID 7 orang, cetak KTP-el rusak 12 keping, dan ganti foto KTP-el 1 orang.

Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh di lain kesempatan menyatakan, Dinas Dukcapil akan menerapkan prinsip pelayanan dua jalur atau double track services, yaitu layanan digital dan layanan rekam cetak KTP-el.

“Buat masyarakat yang belum punya ponsel pintar, tetap dilayani rekam cetak KTP-el. Bagi yang sudah punya smart phone silakan hubungi Dinas Dukcapil terdekat untuk dibuatkan identitas kependudukan digital,” kata Dirjen Zudan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *